KELEMAN: SYUKURAN TUTUP TANAM


Keleman adalah tradisi tasyakuran atau ritual adat yang dilakukan oleh masyarakat petani di Jawa sebagai bentuk rasa syukur setelah proses menanam padi selesai.

Istilah ini berasal dari kata bahasa Jawa "kelem" yang berarti terendam air. Hal ini merujuk pada kondisi sawah yang harus selalu tergenang air (diairi) agar tanaman padi yang sedang tumbuh bisa berkembang dengan baik.

A. Makna dan Tujuan Keleman

Bagi para petani, Keleman bukan sekadar makan-makan bersama, melainkan memiliki esensi spiritual dan sosial yang mendalam:

1. Rasa Syukur: Berterima kasih kepada Tuhan Yang Maha Esa karena proses tanam telah berjalan lancar tanpa kendala besar.

2. Permohonan Doa: Berdoa agar tanaman padi terhindar dari serangan hama (seperti tikus atau wereng) dan bencana alam hingga masa panen tiba.

3. Fase "Meteng": Biasanya dilakukan saat padi berumur sekitar 50–60 hari, di mana batang padi mulai membengkak atau "hamil" (meteng). Petani berharap bulir padi yang dihasilkan nanti berisi dan berkualitas.

4. Mempererat Silaturahmi: Menjadi momen berkumpulnya antarpetani untuk saling berbagi informasi dan memperkuat kerukunan warga desa.

B. Prosesi dan Hidangan Khas

Tradisi ini biasanya dilakukan di pinggir sawah atau di rumah ketua kelompok tani. Beberapa ciri khasnya meliputi:

1. Doa Bersama: Dipimpin oleh sesepuh desa atau tokoh agama setempat.

2. Tumpeng dan Nasi Gurih: Hidangan utama berupa nasi tumpeng atau nasi gurih (nasi uduk) yang dilengkapi dengan lauk-pauk tradisional.

3. Ubarampe (Perlengkapan): Kadang disertai dengan sesaji kecil atau janur kuning yang diletakkan di sudut sawah sebagai simbol penghormatan terhadap alam.

4. Makan Bersama (Kembul Bujana): Setelah doa selesai, semua warga yang hadir makan bersama menggunakan alas daun pisang, yang melambangkan kesetaraan dan kebersamaan.

Tradisi Keleman ini membuktikan bahwa pertanian bukan sekadar urusan teknis mencangkul dan memupuk, tapi juga tentang menjaga harmoni antara manusia, alam, dan Sang Pencipta.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

My Journey In Ganggangpanjang: Stories, Aspirations, And Experience

IDE BISNIS UNTUK PERANGKAT DESA

STRUKTUR ORGANISASI DAN TATA KERJA PEMERINTAH DESA GANGGANGPANJANG