Sinergi 3 Pilar Desa yaitu Bhabinkamtibmas, Babinsa, & Kepala Desa dampingi tertib tanaman di jalur PJU Solar Cell RT 06 RW 02 Dsn. Luwung Ds. Ganggangpanjang.
JEBETE (Jemput Bola Terpadu) SAYANG YANG SELALU DINANTI SOBAT DUKCAPIL TERSAYANG. Hari, tanggal : Rabu, 02 Juli 2025 Waktu : 07.30 WIB S.D 12.00 Tempat : Kantor Desa Ganggangpanjang, Kecamatan Tanggulangin Layanan yang diberikan : 1. Paket Akta Kelahiran 2. Paket Akta Kematian 3. Paket Pindah Masuk 4. Paket Pindah Keluar 5. Layanan Update Kartu Keluarga 6. Aktivsi IKD 7. Layanan Informasi Adminduk Bagi warga setempat segera manfaatkan ini, HANYA SEHARI DAN KHUSUS WARGA SETEMPAT!!
By: Rohimah Ramadhani Rizqi Gimnastiar Let me introduce myself, my full name is Rohimah Ramadhani Rizqi Gimnastiar, but most people know me as Mima. I’m currently a student at Narotama University in Surabaya, and I was fortunate enough to be given the opportunity to participate in the KKN (Community Service Program) in Ganggangpanjang Village in 2025. From the moment we arrived, we were warmly welcomed by the local residents. One of the most memorable parts of our first day was when we visited the village hall without hesitation, the village officials invited us to tour Ganggangpanjang and engage directly with the community. This immediate sense of inclusion made me feel comfortable and eager to contribute. Throughout the KKN program, I was involved in several work programs aimed at empowering the community. One of the most thrilling parts of the experience was being given the opportunity to be a speaker for one of our initiatives. Although it was my first time speaking in such a setti...
Kita hidup di negara yang tiap kali kita bangun tidur ada saja persoalan baru yang meresahkan. Krisis BBM di Jember dan sekitarnya, untuk menyebut contoh. Data pribadi warga yang akan dikirim ke negara lain, contoh lainnya. Atau uang kita sendiri di bank yang mendadak tak bisa diambil hanya karena rekening dianggap "nganggur". Dan, kita dianggap tidak miskin asal pendapatan kita di atas Rp 609.160. Bayangkan, siapa yang sanggup hidup dalam sebulan dengan pendapatan hanya Rp 700 ribu, misalnya. Jadi, wajar kalau kemudian narasi "kabur saja dulu", "Indonesia gelap, atau "negara tanpa masa depan" bertebaran di banyak platform. Apakah itu berarti kita tak lagi mencintai negeri ini? Salah! Pada Agustus, yang mulai kita masuki besok, bukti cinta itu dengan gampang ditemukan. Pada anak-anak yang riang mengikuti lomba, pada gapura-gapura yang dicat kembali, pada bendera dan umbul-umbul yang dipasang, atau pada tasyakuran atau tirakatan yang dihelat. Tiap Agus...
Komentar
Posting Komentar